بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

PROFIL SINGKAT MUHAMMADIYAH


Muhammadiyah adalah sebuah organisasi Islam yang besar di Indonesia. Nama organisasi ini diambil dari nama Nabi Muhammad SAW, sehingga Muhammadiyah juga dapat dikenal sebagai orang-orang yang menjadi pengikut Nabi Muhammad SAW.
Tujuan utama Muhammadiyah adalah mengembalikan seluruh penyimpangan yang terjadi dalam proses dakwah. Penyimpangan ini sering menyebabkan ajaran Islam bercampur-baur dengan kebiasaan di daerah tertentu dengan alasan adaptasi.
Gerakan Muhammadiyah berciri semangat membangun tata sosial dan pendidikan masyarakat yang lebih maju dan terdidik. Menampilkan ajaran Islam bukan sekadar agama yang bersifat pribadi dan statis, tetapi dinamis dan berkedudukan sebagai sistem kehidupan manusia dalam segala aspeknya.

Muhammadiyah terinspirasi dari Q.S Ali-Imran : 104

وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى ٱلْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَأُو۟لَٰئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ
Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.

Muhammad Darwisy adalah nama kecil dari K.H Ahmad Dahlan. Ia merupakan anak keempat dari tujuh orang bersaudara yang keseluruhan saudaranya perempuan, kecuali adik bungsunya.
pada umur 15 tahun K.H Ahmad Dahlan pergi haji ke mekkah dan tinggal disana kurang lebih selama 5 tahun. K.H Ahmad Dahlan mulai berinteraksi dengan pemikiran-pemikiran pembaharu dalam Islam, seperti Muhhamad Abduh, Al-Afghani, Rasyid Ridha dan Ibnu Taimiyah. Selain itu K.H Ahmad Dalan pernah berguru kepada Syeh Ahmad Khatib yang juga guru dari pendiri NU, K.H Hasjim Ashari. Kemudian keduanya berpulang ke tanah air Indonesia dan menyebarkan ilmu yang sudah didapatkan kepada masyarakat yogyakarta. Setelah itu K.H Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah pada 18 November 1912 (8 Dzulhijjah 1330 H) dikauman Yogyakarta.

K.H Ahmad Dahlan mengorganisir umat untuk dakwah amar ma’ruf nahi munkar mencakup 3 area:

à Santunan kaum duafah
Diawal berdirinya Muhammadiyah mendorong anggotanya untuk memberi makan, memberi pakaian dan perlindungan orang miskin disekitar kauman yogyakarta.
Muhammadiyah telah mendirikan @384 Panti Asuhan Yatim Piatu Muhammadiyah tersebar di seluruh Indonesia.

à Pendidikan
Muhammadiyah adalah polopor sekolah modern di Indonesia dengan mengunakan sistem kelas dan bangku yang meniru belanda. Kaum pribumi berkesempatan untuk mempelajari ilmu umum. Kini Muhammadiyah telah mendirikan :
@15.918 TK/Paud
@1.607 Satuan Paud Sejenis
@72 Taman Asuh Anak
@1.176 Sekolah Dasar
@1.188 Sekolah Menengah Pertama
@567 Sekolah Menengah Keatas
@176 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah
@178 Madrasah Aliyah
@1.428 Madrasah Ibtidaiyah
@534 Madrasah Tsanawiyah
@546 Sekolah Menengah Kejuruan
@160 Pondok Pesantren

à Kesehatan
Melalui PKO Muhammadiyah meyedikan layanan kesehatan untuk masyarakat
Kini Muhammadiyah telah memiliki @461 Rumah Sakit, BKIA, Balai Pengobatan Muhammadiyah.

Gerakan sosial Muhammadiyah bersifat inklusif yang mendukung dialog dan keragaman. Berawal dari kauman yogyakarta gerakan amal usaha Muhammadiyah telah tersebar diseluruh Indonesia. Muhammadiyah adalah ormas yang memiliki penyebaran anggota merata diseluruh provinsi di Indonesia bahkan pendidikan Muhammadiyah misalnya, telah dibangun diberbagai daerah minoritas muslim seperti papua, flores dan manado. Kini Muhammadiyah telah berkembang di beberapa negara seperti thailand, mauritius, dan singapura. pimpinan cabang istimewah Muhammadiyah juga telah berdiri di inggris, belanda, amerika serikat, tunisia, mesir, rusia, jepang, iran dan sebagainya.

Saat ini Muhammadiyah di dukung oleh 7 organisasi ortonom yaitu :

  • 'Aisyiyah (Wanita Muhammadiyah)
  • Pemuda Muhammadiyah
  • Nasyiatul Aisyiyah (Putri Muhammadiyah)
  • Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM)
  • Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)
  • Hizbul Wathan (Gerakan kepramukaan)
  • Tapak Suci Putera Muhammadiyah (Perguruan silat)

Secara struktur Muhammadiyah memiliki :
@34 pimpinan wilayah Muhammadiyah
@488 pimpinan daerah Muhammadiyah
@3. 655 pimpinan cabang Muhammadiyah
@8.107 pimpinan ranting Muhammadiyah

Daftar Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah
1. K.H. Ahmad  Dahlan 
2. K.H Ibrahim
3. K.H Hisyam
4. K.H Mas Mansyur
5. K.H Bagoes Hadikoesoemo
6. Buya A.R Sutan Mansur
7. K.H. M. Yunus Anis
8. K.H Ahmad Badawi
9. K.H Faqih Usman
10. K.H A.R Fachruddin
11. K.H Ahmad Azhar Basyir
12. Prof. Dr. H. Amien Rais
13. Prof. Dr. KH. Ahmad Syafi'i Ma'arif
14. Prof. Dr. KH. Din Syamsuddin, MA
15. Dr. KH. Haedar Nashir, M. Si.






Muhammadiyah terus berbakti untuk menyinari negeri

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini